Close Menu
Beritasuper.comBeritasuper.com
    Facebook Instagram
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    • Politik
    • Hukum
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Entertaiment
    • Sport
    • Nasional
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Senin, September 28
    Beritasuper.comBeritasuper.com
    Home » Ragam » Peristiwa » Kekerasan Terhadap Perempuan Tetap Meresahkan, Perlindungan Daerah Masih Lemah
    Indramayu

    Kekerasan Terhadap Perempuan Tetap Meresahkan, Perlindungan Daerah Masih Lemah

    Kekerasan terhadap perempuan di Indramayu tahun 2025 masih tinggi. Catatan akhir tahun YSPDA dan Koalisi Perempuan Indonesia menyatakan sistem perlindungan daerah belum optimal.
    By Redaksi30 Desember 2025
    Foto: Anggota Yayasan Selendang Puan Dharma Ayu dan Koalisi Perempuan Indonesia Indramayu saat mempresentasikan Catatan Akhir Tahun 2025 tentang kekerasan terhadap perempuan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa (30/12/2025).
    Foto: Anggota Yayasan Selendang Puan Dharma Ayu dan Koalisi Perempuan Indonesia Indramayu saat mempresentasikan Catatan Akhir Tahun 2025 tentang kekerasan terhadap perempuan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa (30/12/2025).
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

    INDRAMAYU – Sepanjang tahun 2025, kekerasan terhadap perempuan masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa (30/12).

    Data dan pendampingan kasus menunjukkan jumlah kekerasan terhadap perempuan masih tergolong tinggi, sementara sistem perlindungan yang tersedia belum sepenuhnya mampu menjamin rasa aman, pemulihan, dan keadilan bagi korban.

    Pesan Jasa pembuatan Kaos

    Yayasan Selendang Puan Dharma Ayu (YSPDA) bersama Koalisi Perempuan Indonesia untuk Keadilan dan Demokrasi Cabang Indramayu menyampaikan Catatan Akhir Tahun 2025 sebagai refleksi, evaluasi, dan upaya advokasi untuk penguatan sistem perlindungan perempuan yang lebih terkoordinasi, berkelanjutan, dan berpihak korban.

    BACA JUGA :  Bambang Hermanto bersama BRIN : Masyarakat Harus Cerdas Dalam Menggunakan Sosmed

    Pasang Iklan

    Ketua YSPDA, Yuyun Khoerunnisa, menyatakan bahwa sejak 2021 lembaga ini berfokus pada isu kekerasan terhadap perempuan dan anak, lahir dari keprihatinan terhadap lemahnya lembaga pengaduan, keterbatasan layanan hukum, serta pendekatan berperspektif korban yang belum optimal.

    Sementara itu, Ketua Koalisi Perempuan Indonesia Indramayu, Laeli Khiyaroh, menjelaskan berdasarkan data BPS tahun 2023, penduduk Indramayu mencapai 1.894.325 jiwa dengan 943.362 di antaranya perempuan, sehingga perlindungan terhadap perempuan seharusnya menjadi prioritas utama.

    Pesan Jasa pembuatan website dan aplikasi Super Digital

    BACA JUGA :  Puting Beliung Terjang Desa Bugis, Bupati Lucky Hakim Pimpin Penanganan Darurat

    Sepanjang 2025, P2TP2A Kabupaten Indramayu mencatat 37 kasus kekerasan terhadap perempuan, sedangkan YSPDA menangani langsung 12 kasus melalui pendampingan psikososial, rujukan, dan advokasi.

    Pasang Iklan

    📢 PASANG IKLAN DI WEBSITE KAMI

    Promosikan bisnis, produk, atau jasa Anda dengan harga terjangkau.

    💬 Hubungi via WhatsApp

    Perbedaan data ini mencerminkan lemahnya sistem pendataan, akses pelaporan aman, serta banyaknya korban yang enggan melapor karena takut, stigma, tekanan keluarga, dan rendahnya kepercayaan pada sistem.

    BACA JUGA :  Satu Jasad Mahasiswa Ditemukan Mengapung, Pencarian Dramatis di Bendungan Karet Berlanjut

    Catatan Akhir Tahun juga menyoroti Angka Kematian Ibu sebanyak 21 kasus (Data Dinkes 2025), 329 perkara dispensasi perkawinan anak yang dikabulkan (Data Kinsatker Badilag 2025), serta 75 pengaduan pekerja migran asal Indramayu tahun 2024 (Data Disnaker).

    “Kekerasan terhadap perempuan bukan persoalan individual semata, melainkan persoalan struktural yang membutuhkan komitmen nyata dari negara dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Laeli,

    BACA JUGA :  Lindungi Pesisir dari Ancaman Abrasi, Kementerian PU–JICA Mulai Survei Giant Sea Wall di Sukra

    Menambahkan bahwa momentum Hari Pergerakan Perempuan 22 Desember 2025 seharusnya menjadi ruang refleksi bersama.

    Melalui catatan tersebut, kedua lembaga menyampaikan rekomendasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu, antara lain:

    1. Segera membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan sesuai Permendagri Nomor 12 Tahun 2017 dan regulasi daerah.

    2. Mengoptimalkan pelaksanaan Perda Kabupaten Layak Anak Nomor 6 Tahun 2016.

    3. Memperkuat penegakan hukum yang berkeadilan dan berpihak korban sesuai Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual Nomor 12 Tahun 2022.

    4. Mengaktifkan kembali Posyandu Remaja di tingkat desa sebagai upaya pencegahan kekerasan dan perkawinan anak. **


    Apresiasi Spesial

    Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

    5rb
    20rb
    50rb
    ×

    Scan QRIS Berita Super

    Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

    Pesan Jasa pembuatan website dan aplikasi Super Digital
    catatan akhir tahun Jawa Barat Indramayu Yayasan selendang puan dharma ayu
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Telegram WhatsApp Copy Link
    Previous ArticleDiserang Kritik krisis ekologi, Komisi IV DPRD Indramayu Paparkan Fakta Lapangan
    Next Article Nama Kadmidi Mencuat di Pembinaan Kader Posyandu
    Redaksi
    • Website

    Sosial Media
    Berita Terkait
    Politik

    Demokrat Indramayu Hidupkan Semangat Gotong Royong Lewat Lomba Rakyat

    23 Agustus 2026

    INDRAMAYU — Semarak peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia berpadu dengan perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat…

    Warga Panyingkiran Kidul Sambut Baik Jalan Cor Beton

    21 Agustus 2026

    Ngopisiatif Pertamina EP Zona 7, Ngobrol Santai Bahas CSR dan Sampah

    21 Agustus 2026

    Lakpesdam PCNU Indramayu Dorong Terciptanya Pesantren Aman

    20 Agustus 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Demokrat Indramayu Hidupkan Semangat Gotong Royong Lewat Lomba Rakyat
    • Warga Panyingkiran Kidul Sambut Baik Jalan Cor Beton
    • Ngopisiatif Pertamina EP Zona 7, Ngobrol Santai Bahas CSR dan Sampah
    • Lakpesdam PCNU Indramayu Dorong Terciptanya Pesantren Aman
    • PPIB dan IMI Indramayu Bikin HUT ke-81 RI Makin Meriah di Sport Center
    Beritasuper.com
    Facebook Instagram YouTube TikTok Telegram WhatsApp
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Informasi Iklan & Promosi
    • Disclaimer
    Copyright © 2026 Berita Super. All right reserved

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Pesan Website & Aplikasi